Senin, 10 Desember 2012

Koleksi Foto Langka Hachiko (Kisah Nyata Melegenda Anjing dari Jepang)


Hachiko: A Dog's Story
Pernah nonton Film Hachiko kan? Film keren yang dibintangi Richard gere yang diangkat dari kisah nyata kisah hidup anjing setia seorang professor di Jepang. Hachiko adalah anjing setia yang berasal dari jepang dan rela menunggu majikannya yang telah meninggal di depan stasiun kereta. Sampai akhir hayatnya dia tetap menunggu majikannya yang tak pernah kembali tersebut. Di bawah ini koleksi foto langka Saat kematian Hachiko. 


Hachiko yang kisah nyatanya diangkat ke dalam film jepang maupun film hollywood itu telah mengundang simpati dari pecinta anjing di seluruh dunia. Banyak yang ingin mengetahui kisah aslinya. Kisah anjing setia ini cukup berhasil diadaptasikan ke film oleh sutradara Hollywood dengan judul yang sama.

Hachiko versi film
Ini tentang Hachiko, seekor anjing akita yang lahir tahun 1923 di Jepang. Awalnya dia dipelihara sama seorang profesor bernama profesor Hidesaburo Ueno. Karena sang prof biasa naik kereta lewat stasiun shibuya tiap pukul 7 pagi dan pulang pukul 5 sore, Hachiko selalu mengantar sang prof pada pagi hari dan kembali pukul 5 untuk menjemput sang majikan di depan stasiun. Kebiasaan ini berlangsung selama 3 tahun hingga pada tanggal 23 Mei 1925 sang profesor meninggal saat mengajar. Hachiko yang tidak mengerti kalau sang majikan sudah wafat terus menunggu di depan stasiun selama 9 tahun. 



Dengan memilih tidur di bawah gerbong kereta rusak dan makan dari belas kasihan orang-orang di stasiun. Hachiko selalu balik ke stasiun itu berapa kalipun dia dibawa dan diadopsi sama orang2 terdekatnya profesor. Hingga akhirnya pada tanggal 8 Maret 1935 tubuh Hachiko ditemukan sudah tak bernyawa di pinggir jalanan stasiun shibuya. Sebagai penghargaan akan loyalitasnya sebuah patung perunggu sekarang dipajang di depan stasiun shibuya dan diletakkan persis pada posisi di mana dia selalu nunggu majikannya setiap hari di depan stasiun.

Patung Perunggu Hachiko
Depan Stasiun Shibuya Tempat Hachiko Biasa Menunggu
Kematian hachiko yang damai juga sampai saat ini masih mengundang misteri, sebenarnya bagaimana sosoknya di saat-saat terakhirnya itu. Ternyata ada Koleksi Foto Langka Saat Kematian Hachiko yang ditemukan.

Sebuah artikel yang di publikasi oleh harian Yomiuri di jepang mewartakan tentang adanya museum yang berlokasi di shibuya Tokyo, Jepang dan berhasil memajang foto yang sangat langka, yaitu momentum kematian hachiko sang anjing setia.

Saat-saat Kematian Hachiko
“Dari foto diatas terlihat bagaimana orang-orang berdoa untuk kedamaian roh dan jiwa dari hachiko, dari foto ini juga kita bisa melihat bagaimana hachiko sangat dicintai pada masanya” kata seorang museum kuratorshibuya folk and literary shirane memorial, Keita Matsui.


Keita mengungkapkan bahwa aktivitas hachiko yang sehari-hati menunggu majikannya dengan setia di depan stasiun kereta api tiap sore itu juga ditulis oleh harian Asashi shimbun pada era 1930-an. Karena publikasi dari tulisan harian itu, akhirnya nama hachiko berkobar ke seantero jepang.

Tanggal 8 maret 1935, Hachiko dilaporkan menemui ajalnya di dekat stasiun shibuya, mayat hachiko dibawa ke kamar di bagasi stasiun yang juga merupakan tempat favorit hachiko saat setia menunggu majikannya. Foto diatas juga merupakan foto yang diambil di ruang bagasi itu dan dipublikasikan oleh harian Shimbun Yamato esok harinya.



Foto momentum kematian hachiko di atas memuat gambar dari Yaeko Ueno (istri Hidesaburo Ueno, sang majikan Hachiko – kedua dari kanan) beserta staf stasiun shibuya. Salah satu staf stasiun shibuya yang bernama Yoshizo Osawa, memberikan foto momentum kematian hachiko itu kepada putrinya yang paling besar, Nobue Yamaguchi (78 tahun).
Hachiko yang setia menunggu tuannya yang tak pernah kembali
Nobue yamaguchi yang sudah berusia 78 tahun dan menjadi saksi hidup kisah hachiko ini juga berujar kalau hachiko memang kerap datang ke stasiun tiap hari untuk menunggu sang majikan dan mereka, para penghuni stasiun juga kerap memberikan makan kepadanya.
Tempat Pemakaman Prof. Ueno dan Hachiko
Semoga kisah Hachiko ini bisa menginspirasi penonton dan mengambil hikmahnya bahwa kesetiaan adalah inti dari kasih sayang. Dan hal ini berlaku untuk semua makhluk hidup. anda memiliki binatang peliharaan dirumah? perlakukan dan rawatlah dengan baik. itu baru hewan apalagi pada manusia.

Rabu, 24 Oktober 2012

Inilah 10 Kisah Cinta Abadi Di Dunia yang Berakhir Tragis

1. Romeo dan Juliet



Romeo and Juliet adalah sebuah tragedi karya William Shakespeare,yang berada pada abad ke16. Tragedi ini mengisahkan sepasang mempelai muda yang saling jatuh cinta namun terhalang karena kedua keluarga mereka saling bermusuhan.yang berakhir pada kematian kedua sepasang kekasih yang saling mencintai.kisah cinta ini mungkin paling terkenal di dunia sampai sekarang.

2. Peter Abelard dan Heloise



Petrus Abelard dan Heloise, abad ke12, Perancis. Teolog dan dosen Abelard berusia masih 17 tahun dan merupakan guru dari Heloise . Diam-diam mereka menikah, tapi paman heloise mengetahui dan menyuruhnya dikebiri. namun Terlambat dan mereka sudah punya anak. mereka Dipisahkan oleh keluarga dan gereja, ia masuk biara, ia menjadi seorang biarawan, dan surat-surat cinta mereka masih ada. Mereka dikubur bersama-sama di Paris.

3. Shah Jahan dan Arjumand Bann Begum



Shah Jahan dan Arjumand Begum Bann, abad ke17, India. karena kesedihan akibat istri tercintanya meninggal dunia pada umur 39 saat melahirkan anak 14 mereka,ia menugaskan para bawahannya untuk membangun taj mahal agar sang istri dapat selalu dikenangnya. Putranya kemudian memenjarakannya dan dia menghabiskan sisa hidupnya menatap ke luar jendela kamarnya di Taj, sambil merindukan Arjumand.

4. Robert dan Elizabeth Barrett Browning



Robert dan Elizabeth Barrett Browning, Abad 19, Inggris. Elizabeth Barrett merupakan pujangga pada era Pergerakan Romantis, ia lahir pada tahun 1806 di Coxhoe Hall, Durham, Inggris. Browning dan Barrett, yang enam tahun lebih tua dari Browning, saling berkirim surat hingga mencapai jumlah 574 pucuk surat selama 20 bulan. Kisah cinta mereka yang pahit karena tidak mendapat restu dari ayah Barrrett .elain tidak mendapat restu orangtua, meraka juga diuji dengan keadaan Barrett yang menderita kelainan paru-paru akut. Untuk mengurangi rasa sakit yang ia derita, ia harus mengkonsumsi morfin sepanjang hidupnya. Pada tahun 1846, mereka memutuskan untuk menikah dan menetap di Florensia, Italia di mana kesehatan Barrett membaik dan ia melahirkan seorang putra bernama Robert Wideman Browning (Pen). Ayahnya tidak pernah berbicara lagi dengannya sejak saat itu. Karya Barrett “Sonnets from the portuguesse”, ia dedikasikan untuk suaminya dan ditulis secara diam-diam sebelum ia menikah dan diterbitkan pada tahun 1850,merupakan karya yang dibbilang bisa menyandingi karya shakespeare.

5. Tristan dan Isolde



Tristan dan Isolde, 12th Century, Inggris, Perancis, Jerman. Cerita ini mengisahkan lika-liku percintaan segitiga antara Tristan-Isolde-King Marke. Kisah yang diangkat dari jaman Medieval ini ternyata merupakan sebuah legenda yang ditulis ama seseorang bernama Thomas pada tahun 1165. cerita tentang seorang ksatria yang melepaskan cinta sejatinya untuk sang raja telah diceritakan dalam banyak bentuk. Meskipun mereka sudah berbeda, mereka tetap setia dan cinta kepada satu sama lain, dan bersatu kembali dalam kematian.

6. Rhett Butler dan Scarlett O’Hara


Cerita klasik karya Margaret Mitchell ini merupakan salah satu cerita paling romantis sepanjang masa. Kisah cinta antara Rhett Butler dan Scarlett O’Hara yang begitu menyentuh, tak lekang waktu, dan tetap melekat di hati setiap penggemarnya.cerita ini begitu rumit tentang cinta segitiga antara rhett,scarlet dan ashley.

7. Dante Alighieri dan Beatrice



Dante terkenal sebagai sastrawan era Renaissance dari Italia. Ia lahir dari keluarga kaya, dan hidup sebagai perwira, politikus, filsuf, pujangga, pengusaha dan kekasih yg ideal.

Dante menemukan cinta sejatinya ketika ia baru berumur 9 tahun, dan gais pujaannya, Beatrice, baru berumur 8 tahun. Cinta Dante pada Beatrice adalah Cinta pada pandangan pertama. Walaupun demikian, ia dan Beatrice lalu berpisah selama 9 tahun, dan bahkan Beatrice akhirnya kawin dgn pria lain dalam usia muda, dan Dante juga kawin dgn orang lain dlm usia muda.

Itu semua bukan masalah bagi Dante. Dante bahkan memberi nama Beatrice utk anak gadisnya. Ketika Beatrice, wanita yg dikaguminya meninggal, Dante sangat terpukul dan memutuskan utk berhenti menulis.

Tetapi Beatrice kemudian muncul dalam mimpinya. Dalam mimpi itu, Beatrice berkata bahwa cinta sejati adalah abadi, tidak bisa diputuskan oleh maut. Dante, dipengaruhi oleh arwah Beatrice, akhirnya sadar bahwa ia punya tugas utk mengajarkan pada orang lain bahwa cinta sejati ala Dante & Beatrice adalah inti kehidupan dunia ini.

8. Salim dan Anarkali


Pangeran Salim merupakan anak dari seorang kaisar Akbar (kaisar dari The Great Mughal) dan istrinya Mariam-uz-Zamani. Pangeran Salim dikenal sangat amburadul dan tidak sopan yang jatuh cinta pada seorang pelayan istana bernama Anarkali. Mereka berdua saling jatuh cinta, namun hal tersebut tidak direstui oleh ayahnya yang menganggap Anarkali sebagai wanita penggoda. Ayahnya kemudian mencari segala jalan untuk memisahkan anaknya dari Anarkali. Sang ayah kemudian mengirim pangeran Salim untuk sebuah tugas, dan ketika itu juga Anarkali dikuburkan hidup-hidup di tembok batu. Cerita ini membuat setiap pasangan menitikkan air mata ketika mendengarkannya.

9. Sampek Engtay



Engtay adalah seorang gadis muda dari Shangyu, Zhejiang, anak kesembilan dari sebuah keluarga kaya. Ia menyamar sebagai seorang laki-laki dan pergi ke Hangzhou untuk belajar. Dalam perjalanannya, ia berkenalan dengan Sampek, yang berasal dari Kuaiji. Mereka memutuskan diri menjadi saudara angkat. Di sekolah Engtay mulai jatuh cinta dengan Sampek.

Tiga tahun kemudian, Engtay menerima surat dari ayahnya yang meminta ia agar pulang secepatnya. Sampek mengantar Engtay pulang sejauh 18 mil. Dalam perjalanan, Engtay mendapat ide untuk menjodohkan Sampek dengan "adik perempuan"nya. Ia meminta Sampek untuk datang ke rumahnya agar ia dapat diperkenalkan dengan adik tersebut.

Ketika Sampek tiba di rumah Engtay, ia akhirnya mengetahui rahasianya. Namun orangtua Engtay memaksanya untuk menikahi orang lain. Sampek sakit hati dan akhirnya meninggal dunia. Pada hari pernikahan Engtay, mereka tidak dapat pergi ke rumah mempelai laki-laki karena terhadang badai di dekat kuburan Sampek. Engtay pergi ke kuburan tersebut dan meminta agar kuburan tersebut terbuka. Tiba-tiba Engtay meloncat ke dalam kuburan dan bergabung dengan Sampek. Jiwa mereka dilahirkan kembali sebagai sepasang kupu-kupu yang terbang bersama.

10. Laila Majnun



Laila Majnun, adalah kisah percintaan dramatis berlatar belakang tradisi Arab pada abad pertengahan, antara Laila (puteri bangsawan yang cantik jelita) dengan Majnun (putera hartawan yang budiman). Hubungan cinta kedua sejoli ini bergetar ketika umur Laila 12 tahun dan Majnun 13 tahun. Percintaan yang terlalu dini ini tidak direstui oleh keluarga kedua belah pihak, sehingga terjadilah pemutusan hubungan. Laila dikurung ketat di dalam kamarnya sehingga Majnun tak dapat lagi menemuinya. Jangankan berbicara dengannya, mendengar suaranya pun tak bisa lagi. Hanya bayang-bayang yang menyiksa diri….

Ketika ia mendengar kabar Laila telah dinikahkan oleh orangtuanya kepada lelaki lain, Majnun menangis sejadi-jadinya. Ialah tangisan yang merobek langit, mencerca rembulan, memaki bumi. Laila dan Majnun pernah bertemu dalam satu kesempatan. Ketika itu mereka hanya mampu saling berpandangan, dan Majnun menunjukkan penderitaannya sebagai orang gila sebagai bukti cintanya. Sebagai balasannya Laila berkata: “Engkau dapat melampiaskan kerinduanmu dengan puisi, dengan berlaku gila, dengan berteriak sesuka hati. Tetapi aku memendamnya seorang diri, membiarkan api membakar tubuhku dari dalam, bertahun-tahun. Jadi, siapa di antara kita yang paling menderita?” Itu adalah pertemuan terakhir mereka.

Ketika mendapat kabar Laila meninggal dunia, Majnun datang menjiarahi makamnya. Di pusara itu sekali lagi Majnun menangis, menyandarkan kepalanya di atas pusara itu, dalam nikmat cinta. Ia membiarkan takdir menjemputnya dalam kerelaan untuk menyempurnakan kebahagiaanya dalam memiliki kekasih. Majnun pun meninggal dunia di pusara itu dengan tenang, tanpa seorang pun tahu!